Pemerintah Percepat Pemulihan 57 Ribu Hektare Sawah Rusak di Aceh
Pemerintah Provinsi Aceh bersama Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah terus mempercepat proses pemulihan lahan sawah pascabencana di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Dari total 57 ribu hektare lahan yang terdampak, sekitar 40 ribu hektare di antaranya mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan kini tengah dalam proses pemulihan.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri panen raya padi di Desa Padang Mancang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Selasa. Ia menjelaskan pemerintah menerapkan strategi percepatan secara bertahap, yakni lahan yang sudah siap secara fisik dan perencanaan langsung diolah dan ditanami tanpa menunggu seluruh wilayah rampung.
Kegiatan panen raya di lahan seluas sekitar 82 hektare di Desa Padang Mancang tersebut disebut sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Pemulihan untuk lahan berkategori rusak ringan dan sedang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.
Sementara itu, sekitar 16 ribu hektare lahan sawah yang mengalami kerusakan berat masih dalam tahap pencarian solusi bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia, mengingat penanganannya memerlukan upaya rehabilitasi yang lebih kompleks.
Sumber: ANTARA Aceh