Jejak Harian

Elektrifikasi Dinilai Mampu Mengurangi Ketergantungan Impor LPG Indonesia

Ekonomi · 6 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia menyatakan bahwa elektrifikasi membawa peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi ketahanan energinya dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi secara keseluruhan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Indonesia International Sustainability Forum yang berlangsung di Jakarta.

Menyoroti permasalahan ketergantungan impor, pakar tersebut menekankan bahwa mayoritas pasokan liquefied petroleum gas (LPG) untuk kebutuhan rumah tangga di Indonesia masih berasal dari impor. Dengan mengalihkan penggunaan kompor gas konvensional ke kompor induksi atau kompor listrik, Indonesia dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, yang pada gilirannya memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain mengurangi beban impor, elektrifikasi juga memberikan manfaat dalam hal efisiensi energi. Penggunaan energi listrik untuk keperluan memasak terbukti lebih efisien dibandingkan penggunaan bahan bakar fosil dalam bentuk gas. Namun, pakar menekankan bahwa elektrifikasi harus diimbangi dengan penyediaan listrik yang lebih bersih dan ramah lingkungan untuk memaksimalkan manfaatnya. Dengan cara ini, elektrifikasi dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengembangkan pasar energi hijau yang berkelanjutan.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan uji coba terhadap berbagai jenis teknologi kompor listrik sebagai alternatif pengganti kompor gas. Pengujian melibatkan empat jenis teknologi: kompor gas tradisional, kompor induksi, kompor listrik filamen, dan kompor inframerah. Upaya ini bertujuan menemukan teknologi terbaik yang paling sesuai untuk diterapkan secara bertahap di masyarakat.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.