Jejak Harian

Pemerintah Arahkan Investasi Tiongkok di KEK untuk Perkuat Transfer Teknologi

Ekonomi · 6 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Pemerintah Indonesia secara strategis mengarahkan aliran investasi dari Tiongkok ke kawasan ekonomi khusus (KEK) dengan fokus pada perkuatan transfer teknologi, kegiatan penelitian dan pengembangan, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan kapasitas industri nasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem industri yang memberikan nilai tambah lebih signifikan bagi perekonomian nasional.

Saat ini, Indonesia memiliki 25 kawasan ekonomi khusus yang mencakup luas sekitar 23.797,88 hektare dengan investasi kumulatif mencapai 20,7 miliar dolar Amerika Serikat. Kawasan-kawasan ini melibatkan 481 badan usaha dan telah menciptakan lebih dari 283 ribu lapangan kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 badan usaha atau sekitar 20 persen adalah perusahaan dari Tiongkok pada triwulan kedua 2026.

Penguatan kerja sama industri dengan Tiongkok dilakukan melalui mekanisme Two Countries Twin Parks (TCTP) yang menghubungkan potensi pasar dan sumber daya Indonesia dengan kapasitas investasi, kemampuan teknologi, dan basis industri Tiongkok. Kerja sama ini dirancang untuk mengembangkan proyek-proyek konkret dan menciptakan ekosistem industri terintegrasi sehingga menghasilkan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Salah satu kawasan yang diproyeksikan menjadi pusat pengembangan teknologi dan industri masa depan adalah KEK Kura-Kura Bali. Kawasan ini diarahkan untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan (AI), kegiatan penelitian dan pengembangan digital, industri semikonduktor, serta teknologi kuantum. Kawasan ini juga akan menjadi tempat bertemunya dunia akademis dengan sektor industri. Hingga semester pertama 2026, KEK Kura-Kura Bali telah menarik realisasi investasi kumulatif sebesar Rp1,8 triliun dengan penyerapan 2.173 tenaga kerja.

Tsinghua Southeast Asia Center yang berlokasi di kawasan ini telah menjalankan berbagai program di bidang fisika dan neurosains serta menginisiasi forum semikonduktor bersama Universitas Tsinghua. Ke depan, kawasan ini akan mengembangkan program tambahan di bidang kecerdasan buatan, riset dan pengembangan digital, serta ekonomi digital.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.