Tingkat Spread Obligasi Indonesia Terus Menurun
Pemerintah Indonesia mencapai pencapaian penting dalam mengelola utang pemerintah dengan berhasil menurunkan spread obligasi ke angka 188 basis poin (bps) per 7 Oktober 2026. Penurunan ini menunjukkan peningkatan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi makro Indonesia.
Menurut pejabat keuangan, penurunan spread ini terjadi meski suku bunga acuan Amerika Serikat berada pada level tertinggi dalam 23 tahun terakhir, yaitu 5,28 persen. Kondisi ini menggambarkan kemampuan Indonesia menarik modal global meskipun menghadapi persaingan dari pasar AS yang sedang menarik kembali investasi global.
Perbandingan dengan negara lain menunjukkan posisi Indonesia relatif kompetitif. Spread obligasi Indonesia di angka 188 bps lebih rendah dibandingkan India, Filipina, Afrika Selatan, Meksiko, dan Brasil. Pencapaian ini didukung oleh fundamental ekonomi yang solid dan kredibilitas pemerintah dalam mengelola anggaran negara.
Pemerintah terus menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi yang konsisten untuk mempertahankan kepercayaan investor dalam kondisi pasar global yang dinamis.
Sumber: ANTARA News