Danantara Menargetkan Penyelesaian Merger BUMN Konstruksi Akhir November
Lembaga pengawas perusahaan milik negara menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan aksi korporasi penggabungan terhadap empat entitas konstruksi dalam waktu singkat. Perusahaan-perusahaan yang akan digabungkan mencakup dua pasangan merger: satu melibatkan dua perusahaan infrastruktur, dan pasangan kedua menggabungkan dua kontraktor konstruksi terkemuka.
Menurut pimpinan badan pengawas, strategi penyehatan akan dilanjutkan melalui pelepasan aset-aset yang tidak terkait dengan bisnis utama perusahaan. Hasil dari pelepasan tersebut akan dialokasikan secara khusus untuk mengurangi beban utang operasional sebelum dilakukan restrukturisasi utang jangka panjang yang disesuaikan dengan kapasitas pembayaran masing-masing entitas.
Pemimpin juga mengakui bahwa dua perusahaan konstruksi lainnya memiliki kompleksitas beban keuangan yang lebih tinggi dan memerlukan penanganan yang lebih mendalam. Salah satunya membawa beban utang sekitar 34 triliun rupiah tanpa diimbangi oleh aset penjamin yang cukup, sementara yang lain sedang mengevaluasi potensi optimalisasi portofolio aset jalan tol.
Pemerintah menekankan komitmen untuk perbaikan yang fundamental dan berkelanjutan, bukan hanya peningkatan sementara tanpa hasil jangka panjang.
Sumber: ANTARA News