PBSI Jaga Momentum Atlet Badminton Indonesia untuk Tur Eropa Setelah Asian Games
Pengurus Pusat PBSI menekankan pentingnya menjaga momentum positif pebulu tangkis Indonesia seusai Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dalam menghadapi rangkaian turnamen Eropa yang dijadwalkan dimulai pekan depan. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menunjukkan kekhawatiran terhadap singkatnya waktu pemulihan atlet.
Rangkaian tur Eropa Indonesia akan dimulai dari Denmark Open 2026 di Odense pada 13-18 Oktober. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 750 tersebut akan dilanjutkan dengan French Open di Paris pada 20-25 Oktober, juga berlevel Super 750. Kompetisi berikutnya adalah HYLO Open di Saarbrucken, Jerman pada 27 Oktober hingga 1 November, dengan status BWF World Tour Super 500.
Eng Hian menjelaskan bahwa para atlet harus melalui masa transisi setelah menjalani rangkaian Asian Games kurang lebih dua hingga tiga minggu di Jepang. Meskipun pencapaian Indonesia meraih dua emas, satu perak, dan tiga perunggu patut diapresiasi, program latihan segera harus disesuaikan dengan jadwal yang padat.
Tim pelatih dan tim pendukung harus cermat mengatur beban latihan agar kondisi fisik atlet tetap terjaga sepanjang tur Eropa. Eng Hian menilai kondisi mental dan motivasi atlet berada dalam keadaan positif setelah prestasi di Asian Games.
PBSI tetap memasang target meraih gelar dalam rangkaian tur Eropa tersebut, terutama dari sektor ganda putra dan ganda campuran yang merupakan andalan utama.
Sumber: ANTARA News