Jejak Harian

Pengemudi Taksi Daring Alami Pembegalan dengan Luka Tusuk Berkelanjutan

Peristiwa · 12 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Pengemudi taksi daring bernama Ahmad Andalusi mengungkapkan pengalaman traumatis saat mengalami penganiayaan dan pembegalan pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.30 WIB saat mengantar penumpang ke kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Peristiwa dimulai ketika Ahmad menerima pesanan perjalanan dari Lampu Merah Ciledug menuju Jalan Bambu Apus, Segarsari, Pamulang melalui aplikasi taksi dari seorang perempuan. Meski awalnya ragu karena profil tidak sesuai, Ahmad akhirnya bersedia mengantar karena penumpang memohon-mohon kesulitan mendapat pengemudi.

Sepanjang perjalanan, situasi terkesan normal dan pelaku bahkan berbincang ramah sambil mengaku pernah menjadi pengemudi taksi daring. Namun, setibanya di lokasi tujuan, pelaku meminta izin keluar mobil sekitar 15 menit dengan alasan mengambil uang di rumah kontrakan. Saat kembali, pelaku langsung mengunci pintu dan mengancam Ahmad dengan menghampiri, mencekik, memukul, dan menusuk menggunakan pisau berkali-kali. Ahmad mengalami sekitar 10 luka tusuk dan tiga luka bacok pada tubuh dan tangannya.

Setelah hampir 30 menit berperlawanan dari dalam mobil, Ahmad berhasil keluar ketika pelaku menendangnya. Pelaku kemudian menguasai mobil, ponsel, dan dompet Ahmad, lalu berusaha menabrak Ahmad dengan kendaraannya. Ahmad berhasil menghindari dan berteriak meminta bantuan. Saat warga mulai keluar rumah, pelaku melarikan diri menggunakan mobil Ahmad. Polda Metro Jaya berhasil menangkap tersangka berinisial AA berusia 21 tahun di sebuah warung kopi di Terminal Rangkas Bitung, Lebak, Banten pada Kamis 8 Oktober sore.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.