LPDB Koperasi Siapkan 15 Inkubator Dorong Pengembangan UMKM Desa
Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi meluncurkan program inkubasi dengan melibatkan 15 lembaga inkubator, termasuk sejumlah perguruan tinggi. Program ini difokuskan pada penguatan tata kelola organisasi dan penyusunan rencana bisnis yang matang untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Setiap lembaga inkubator akan mendampingi sekitar 15 koperasi selama enam bulan. Dalam pendampingan tersebut, koperasi dibantu mengidentifikasi potensi ekonomi lokal, menyusun strategi bisnis yang terukur, serta memperbaiki struktur organisasi dan manajemen.
Penguatan kapasitas ini dirancang agar koperasi tidak hanya memiliki kelembagaan yang memadai, tetapi juga mampu mengembangkan usaha sesuai dengan keunggulan wilayahnya. Dengan memiliki rencana bisnis yang solid dan tata kelola yang baik, koperasi diharapkan lebih siap mengakses pembiayaan dari LPDB dan memanfaatkannya untuk kegiatan produktif.
LPDB juga menerapkan pola pendampingan melalui program kakak asuh, dimana koperasi yang sudah mapan membantu koperasi desa dalam pengembangan usaha dan pengelolaan organisasi. Contohnya, Koperasi Sunan Drajat di Jawa Timur menjadi kakak asuh bagi 120 KDKMP di provinsi tersebut.
Sejak 2008 hingga Oktober 2026, LPDB Koperasi telah menyalurkan pembiayaan Rp22,9 triliun kepada 3.929 koperasi mitra di 36 provinsi, dengan lebih dari 537 ribu penerima manfaat langsung. Pada 2026, realisasi penyaluran mencapai Rp1,6 triliun dari target Rp2,1 triliun.
Sumber: ANTARA News