Puan Minta Pemerintah Perketat Perlindungan Korban Kebakaran Hutan Berkelanjutan
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengutarakan keprihatinan mendalam atas kondisi warga yang terus menghadapi dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah. Dia menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi secara berkelanjutan ini telah menyebabkan dampak kesehatan, keamanan, dan sosial yang signifikan bagi jutaan masyarakat.
Berdasarkan data yang diterima Puan, karhutla yang melanda wilayah di Kalimantan dan Sumatera telah memengaruhi sekitar 12,5 juta jiwa menurut laporan dari Kementerian Kesehatan. Kemenkes juga mencatat bahwa terdapat 174.694 warga yang terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat karhutla dari periode Agustus hingga akhir September 2026, dengan 40.363 di antaranya adalah balita.
Puan mengingatkan bahwa keluarga yang terdampak perlu menjaga keselamatan anak, mempertahankan sumber penghasilan, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga dalam situasi yang penuh ketidakpastian. Dia meminta pemerintah pusat dan daerah untuk memperjelas target hasil yang ingin dicapai, tanggung jawab setiap lembaga, dan memastikan kesinambungan dukungan bagi warga dalam jangka panjang. Pemerintah diminta segera mengambil langkah terpadu yang menggabungkan upaya pemadaman api dengan perlindungan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
Sumber: ANTARA News