Gubernur DKI Jakarta Tekankan Fokus pada Pekerjaan daripada Kepemimpinan Egois
Dalam kesempatan meresmikan sebuah gedung kampus di Jakarta Barat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pandangannya tentang gaya kepemimpinan yang dirasa perlu diterapkan. Dia mengkritik fenomena umum di mana para pemimpin sering terpukau dengan ego pribadi mereka sendiri, terutama ketika baru meraih posisi kekuasaan.
Menurut Pramono, karakteristik kepemimpinan semacam itu menjadi salah satu masalah bangsa. Dia mengungkapkan bahwa dirinya tidak lagi memiliki ego kepemimpinan yang egois, sehingga tetap tenang dan fokus bahkan saat menghadapi kritikan atau serangan dari pihak manapun.
Gubernur Jakarta tersebut menjelaskan prinsipnya dalam bekerja adalah menjalankan tugas dengan kerja keras dan membuat keputusan tanpa memiliki kepentingan pribadi yang tersembunyi. Dia juga menceritakan bahwa seumur hidupnya tidak pernah melamar pekerjaan kepada siapa pun, namun selalu dipilih berdasarkan prestasi dan dedikasi kerjanya.
Pramono menceritakan pengalamannya ketika menjadi Sekretaris Kabinet di masa Presiden Megawati Soekarnoputri, kemudian dipilih dua periode oleh Presiden Joko Widodo, dan sekarang menjadi Gubernur DKI Jakarta. Semua posisi itu, menurutnya, diperoleh berdasarkan kerja keras, bukan karena aspirasi pribadi untuk meraih jabatan tertentu.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai gubernur, Pramono menekankan kedisiplinan dan disiplin waktu kepada seluruh jajarannya. Dia juga menegaskan fokusnya adalah menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi oleh Jakarta secara konkret dan terukur.
Sumber: ANTARA News