Bahlil Dorong Akselerasi Electrifikasi untuk Jangkau 11 Ribu Desa
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengeluarkan permintaan kepada seluruh pemerintah daerah dan perusahaan listrik negara untuk terus mengakselerasi proses identifikasi desa, dusun, dan unit rumah tangga yang masih membutuhkan akses listrik.
Menurut Bahlil, penyediaan listrik bagi seluruh penduduk Indonesia merupakan wujud keadilan sosial yang tidak dapat ditunda. Tantangan yang masih dihadapi adalah masih terdapat sekitar 11.000 desa yang belum memperoleh akses listrik, sementara jutaan rumah tangga belum memiliki sambungan listrik individual.
Dalam kunjungannya ke Desa Muara Baru, Karawang, Bahlil melakukan peninjauan langsung terhadap infrastruktur Program Listrik Desa (Lisdes) dan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Kegiatan di lapangan mencakup verifikasi tiang distribusi, gardu listrik, dan dialog interaktif dengan penerima manfaat program.
Melalui program tahun anggaran 2025, pemerintah telah membangun jaringan distribusi tegangan menengah dan rendah, serta fasilitas gardu distribusi untuk mendukung electrifikasi pedesaan. Bahlil menekankan bahwa target electrifikasi nasional harus tercapai pada tahun 2029-2030 guna memastikan setiap rakyat Indonesia menikmati hak yang sama terhadap listrik sebagai infrastruktur dasar.
Sumber: ANTARA News