Jejak Harian

DPR Minta ANTARA Menjadi Rujukan Berita Valid di Era Misinformasi Digital

Politik · 15 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengunjungi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dengan memberikan pesan kuat tentang peran penting jurnalisme profesional di era teknologi digital.

Menurut Saleh, perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah menciptakan situasi yang disebutnya sebagai "perang cerita," dimana siapa pun dapat menerbitkan informasi tanpa pertanggungjawaban yang jelas. Fenomena ini telah mengakibatkan beredarnya berita-berita yang tidak terverifikasi bahkan hingga mencapai tingkat keaslian yang meragukan.

Dauraly mengharapkan ANTARA untuk berperan sebagai "suluh" atau panduan bagi penyebaran informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, kredibilitas ANTARA sebagai lembaga berita resmi pemerintah memberikan garansi keakuratan berita yang disampaikan kepada publik.

Komisi VII percaya bahwa pemberitaan yang terverifikasi dari ANTARA dapat dijadikan rujukan dan dikutip oleh media-media lain di seluruh Indonesia. Dengan demikian, ANTARA memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas informasi dan mencegah penyebaran hoaks atau berita yang dirancang untuk mengacaukan situasi sosial dan stabilitas negara.

Saleh menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, kehadiran lembaga berita independen yang profesional adalah kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat Indonesia.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.