Jejak Harian

MSCI Kaji Ulang Status Pasar Modal Indonesia, Pemicu Penurunan IHSG

Ekonomi · 17 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Pasar modal Indonesia mengalami turbulensi signifikan setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI), lembaga penyedia indeks global berbasis New York, mengumumkan kajian ulang terhadap status pasar modal Indonesia. MSCI sedang mengkaji kemungkinan menurunkan klasifikasi pasar Indonesia dari emerging market (pasar berkembang) menjadi standalone market (pasar mandiri).

Perubahan klasifikasi ini memiliki dampak besar bagi investor global di Singapura, London, dan Tokyo karena klasifikasi MSCI merupakan salah satu acuan utama yang menentukan kelayakan penanaman modal. Jika Indonesia dicoret dari emerging market, dana investasi yang selama ini ditanamkan di Indonesia dapat otomatis dialihkan ke pasar lain sesuai dengan aturan portofolio investasi manajer investasi.

Rekomendasinya, MSCI memberikan sinyal bahwa pasar keuangan Indonesia belum cukup transparan dan belum sepenuhnya dapat diandalkan menurut standar internasional. Penurunan 11 persen IHSG dalam sehari merupakan refleksi langsung dari ketakutan pasar atas potensi penarikan dana investasi asing.

MSCI mengakui ada perbaikan yang dilakukan Indonesia, termasuk reformasi keterbukaan informasi kepemilikan saham di atas satu persen, perbaikan data klasifikasi investor, dan pengungkapan konsentrasi pemegang saham tinggi. Namun, MSCI fokus tidak hanya pada keberadaan kebijakan, tetapi juga implementasi dan efektivitas kebijakan tersebut dalam praktik. Situasi ini menekankan pentingnya transparansi dan keandalan institusi pasar modal untuk mempertahankan kepercayaan investor global. Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.