Program Stabilisasi Kedelai Jaga Keberlanjutan Usaha Perajin Tahu dan Tempe
Jakarta - Badan Pangan Nasional menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kedelai melalui program yang dirancang khusus untuk melindungi keberlanjutan usaha perajin tahu dan tempe. Program ini dilaksanakan dengan pertimbangan matang terhadap perkembangan harga, kondisi pasokan, dan peraturan yang berlaku.
Berdasarkan data harga kedelai impor di Pulau Jawa pada awal Oktober, harga masih berada dalam kondisi terkendali dan belum melampaui Harga Acuan Penjualan di tingkat perajin. Pemerintah memonitor tidak hanya rata-rata nasional, melainkan juga kondisi harga, stok, pasokan, distribusi, dan situasi riil di masing-masing wilayah.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk program ini sebagai stimulus ekonomi. Komitmen utama adalah memastikan ketersediaan kedelai yang stabil, menjaga harga tetap terkontrol, dan memastikan usaha kecil dan mikro perajin dapat berlanjut secara berkelanjutan di tengat dinamika pasar global.
Sumber: ANTARA News