Jejak Harian

Indonesia Targetkan Penguasaan Teknologi Sampah-ke-Energi Secara Mandiri

Ekonomi · 19 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Jakarta, Indonesia masih banyak bergantung pada teknologi dari negara lain dalam berbagai sektor industri. Namun, situasi ini harus diubah dengan membangun kemampuan sumber daya manusia yang kuat untuk menguasai, mengoperasikan, dan mengembangkan teknologi secara mandiri.

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan pentingnya pendekatan ini, khususnya dalam pengolahan sampah menjadi energi. Setelah mengunjungi Sanfeng Environment Group di Chongqing, Tiongkok, Iftitah melihat langsung bagaimana sebuah negara dapat membangun kemampuan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan kerja sama internasional yang terstruktur.

Menurut Iftitah, kerja sama yang dijalin tidak boleh hanya sekadar transaksi jual-beli produk, melainkan harus mencakup transfer pengetahuan kepada masyarakat lokal sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut. Pengalaman Sanfeng menunjukkan bahwa penguasaan teknologi membutuhkan investasi jangka panjang pada manusia, bukan sekadar pengadaan mesin dan pembangunan fasilitas.

Sanfeng sendiri memulai perjalanannya dengan mengadopsi teknologi dari Jerman pada tahun 2000, kemudian secara bertahap mengembangkan kemampuan rekayasa, manufaktur peralatan, pembangunan fasilitas, serta pengoperasian dan pemeliharaan instalasi pengolahan sampah selama lebih dari dua dekade.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.