Jejak Harian

Indonesia Raih Swasembada Beras, Petani Mulai Merasakan Kemakmuran

Ekonomi · 19 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Surabaya, Jawa Timur, Pemerintah Indonesia mencatat pencapaian signifikan dalam sektor pertanian dengan berhasil menghentikan impor beras pada tahun 2025. Berbeda dengan tahun 2024 ketika impor beras mencapai 4,5 juta ton, kini Indonesia malah mengalami surplus beras sekitar 4,2 juta ton, menunjukkan peningkatan produksi dalam negeri yang signifikan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka statistik, tetapi merupakan bukti nyata membaiknya kesejahteraan petani. Pencapaian swasembada beras dan peningkatan produksi jagung menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi kerakyatan mulai memberikan dampak positif bagi produsen pangan dalam negeri.

Salah satu indikator yang paling konkret adalah peningkatan nilai tukar petani, yang naik dari 116 pada tahun 2024 menjadi 131 pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan bahwa petani mulai mendapatkan posisi tawar yang lebih baik di pasar dan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas dari peningkatan produksi.

Zulkifli menekankan bahwa swasembada pangan adalah bentuk kehormatan bagi rakyat Indonesia, khususnya para petani, nelayan, dan peternak yang jumlahnya mencapai 160 juta orang. Ketergantungan terhadap impor pangan selama bertahun-tahun telah menempatkan petani dalam posisi yang lemah untuk menikmati manfaat ekonomi dari besarnya kebutuhan pangan masyarakat.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.