Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen di Semester I 2026, Tertinggi 13 Tahun
Juru Bicara Partai Gerindra Kamrussamad mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama tahun 2026 mencapai angka 5,45 persen. Capaian ini merupakan salah satu puncak kesuksesan ekonomi dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Kamrussamad, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen merupakan yang tertinggi dalam kurun waktu 13 tahun terakhir dan juga termasuk di antara yang tertinggi di antara negara-negara anggota G20 dan ASEAN. Capaian ini didukung oleh penurunan signifikan pada angka kemiskinan yang turun menjadi 8,07 persen pada Maret 2026, serta tingkat pengangguran terbuka yang tercatat 4,65 persen pada Mei 2026.
Di sektor investasi, realisasi penanaman modal dari Januari hingga September 2026 mencapai Rp1.539,2 triliun, meningkat 7,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Investasi tersebut mampu menyerap sekitar 2,19 juta tenaga kerja Indonesia.
Program-program strategis pemerintah juga menunjukkan hasil nyata. Program Makan Bergizi Gratis telah mencapai 57 juta penerima manfaat, pembangunan Koperasi Desa berjumlah 26.569 unit, dan Sekolah Rakyat sudah beroperasi di 182 lokasi dengan lebih dari 44.000 siswa. Defisit anggaran pemerintah tetap terkendali pada 1,24 persen dari PDB, dengan rasio utang pemerintah sebesar 41,26 persen dari PDB.
Sumber: ANTARA News