Inpex Selesaikan Tahap Desain Rekayasa Awal LNG Abadi Masela Oktober
Perusahaan minyak dan gas dari Jepang, Inpex, telah merampungkan tahapan Desain Rekayasa Awal (front-end engineering design/FEED) untuk Proyek Gas Alam Cair Abadi Masela pada Oktober 2026, melampaui target waktu yang semula direncanakan akhir tahun ini. Penyelesaian FEED ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan proyek senilai 22 miliar dolar Amerika Serikat.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan bahwa pencapaian ini membuka peluang untuk mempercepat fase-fase berikutnya. Pemerintah menargetkan agar Keputusan Investasi Final (Final Investment Decision/FID) dapat dicapai pada akhir tahun 2026, atau paling lambat Januari 2027.
Desain Rekayasa Awal yang telah selesai mencakup empat komponen utama: fasilitas subsea termasuk pipa dan sistem aliran bawah laut, sistem Floating Production Storage and Offloading (FPSO), pipa ekspor gas, dan fasilitas pengolahan LNG onshore. Setelah FID, proyek akan memasuki fase Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI).
Proyek Blok Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, ditargetkan menghasilkan gas 1.380 juta standar kubik kaki per hari, dengan kapasitas LNG 9,5 juta ton per tahun. Pemerintah merencanakan produksi dimulai tahun 2030 untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Sumber: ANTARA News