Sektor Perasuransian Catat Pertumbuhan Aset, Total Capai Rp2,9 Kuadriliun
Otoritas Jasa Keuangan mencatat pertumbuhan signifikan dalam aset sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun. Per September 2026, total aset mencapai Rp2,989,58 triliun dengan investasi sebesar Rp2,299,37 triliun, didukung oleh 576 pelaku usaha yang beroperasi dalam sektor tersebut.
Capaian aset ini menunjukkan peningkatan 3,9 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,852,83 triliun. Secara rinci, total aset mencakup program perasuransian sebesar Rp1.721,91 triliun, program pensiun Rp1.178,21 triliun, perusahaan penjaminan Rp61,89 triliun, serta jasa penunjang Rp27,57 triliun.
Investasi sektor PPDP didominasi oleh Surat Berharga Negara sebesar 55,6 persen, diikuti deposito 14,7 persen dan saham 8,6 persen. Indikator kesehatan industri menunjukkan fondasi yang perlu terus dijaga dan diperkuat untuk memastikan perlindungan bagi pemegang polis dan peserta program.
Dari 576 pelaku usaha yang beroperasi, 543 berasal dari sektor konvensional sementara 33 bersumber dari sektor syariah. Otoritas menekankan pentingnya memanfaatkan skala dana jangka panjang ini agar dapat semakin produktif mendukung pembangunan dan transisi ekonomi nasional.
Sumber: ANTARA News