Pemerintah Rencanakan Pilot Program Subsidi Listrik Berbentuk Transfer Tunai
Anggota Dewan Ekonomi Nasional mengungkapkan rencana ambisius pemerintah untuk melakukan uji coba subsidi listrik melalui mekanisme transfer langsung kepada masyarakat yang berhak. Skema tersebut dirancang sebagai upaya meningkatkan ketepatan sasaran bantuan pemerintah.
Uji coba direncanakan akan dilaksanakan di satu daerah dengan mengalihkan subsidi yang melekat pada tarif listrik menjadi bantuan langsung kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan. Dalam skema yang dipaparkan, tarif listrik di wilayah percontohan akan disesuaikan dengan harga pasar, sementara masyarakat yang membutuhkan memperoleh kompensasi melalui transfer langsung.
Pemerintah sedang mengembangkan digitalisasi perlindungan sosial untuk memperbaiki pendataan dan memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Melalui sistem ini, masyarakat dapat mendaftarkan diri menggunakan perangkat seluler, sementara verifikasi kelayakan dilakukan dengan memanfaatkan data dari delapan kementerian dan lembaga terkait.
Hingga saat ini, sebanyak 14,7 juta kepala keluarga telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital, dengan dukungan sekitar 862 ribu agen yang membantu masyarakat mengakses layanan tersebut. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan tarif listrik untuk 43,4 juta pelanggan penerima subsidi tetap stabil untuk periode Oktober hingga Desember 2026.
Sumber: ANTARA News