Jejak Harian

75,8 Persen Pemuda Indonesia Berkomitmen Menggunakan Hak Pilih pada Pemilu 2029

Politik · 30 Oktober 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Lembaga survei KedaiKOPI merilis temuan riset mengenai tingkat partisipasi dan minat generasi muda Indonesia terhadap kehidupan politik dan proses demokrasi. Survei yang dilakukan secara daring pada 23-29 September 2026 terhadap 1.213 responden berusia 17-45 tahun dari 36 provinsi menunjukkan bahwa 75,8 persen pemuda menyatakan komitmen untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu 2029.

Tingginya komitmen partisipasi ini selaras dengan minat generasi muda terhadap politik yang mencapai 64,6 persen. Namun, survei juga mengungkapkan bahwa 62,7 persen responden merasa aspirasinya tidak terwakili dalam kebijakan maupun dinamika politik saat ini. Fenomena ini menunjukkan bahwa generasi muda tetap memiliki ketertarikan untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, meskipun ada persepsi bahwa suara mereka belum cukup didengar.

Dalam menentukan figur pemimpin, sebanyak 48,4 persen pemuda menginginkan tokoh dengan latar belakang profesional dan teknokrat, lebih tinggi dibandingkan pilihan terhadap mantan politisi (27,7 persen) dan aparat pemerintahan atau TNI/Polri (10,1 persen). Hal ini mengindikasikan preferensi generasi muda terhadap keahlian dan pengalaman teknis dalam kepemimpinan.

Persoalan yang menjadi prioritas perhatian pemuda meliputi pembukaan lapangan kerja (21,6 persen), peningkatan kesejahteraan di tengah kenaikan harga kebutuhan, penjagaan stabilitas ekonomi, transparansi dan pemberantasan korupsi, serta kebebasan sipil dan demokrasi. Riset juga menunjukkan bahwa 65,9 persen responden menilai demonstrasi sebagai cara paling efektif untuk menyampaikan aspirasi, sedangkan kanal pengaduan resmi pemerintah dinilai efektif oleh 51,6 persen responden.

Selain itu, survei mencatat 81,5 persen pemuda bangga menjadi warga Indonesia dengan skor rata-rata kebanggaan mencapai 7,51. Sebanyak 71,3 persen responden menilai nilai-nilai Sumpah Pemuda masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.