Jejak Harian

Distribusi Investor Pasar Modal Indonesia Semakin Merata ke Seluruh Daerah, Jawa Kurang Dominan

Ekonomi · 1 November 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa konsentrasi investor pasar modal Indonesia mengalami perubahan positif dengan semakin meratanya persebaran ke seluruh nusantara. Data terbaru per 23 Oktober 2026 menunjukkan porsi investor di Pulau Jawa mengalami penurunan dari 64,43 persen pada bulan September menjadi 62,16 persen dari total keseluruhan investor pasar modal nasional.

Perkembangan ini mengindikasikan bahwa meskipun Pulau Jawa masih menjadi pusat konsentrasi investor pasar modal Indonesia, laju pertumbuhan investor di wilayah-wilayah luar Jawa menunjukkan momentum yang lebih kuat. Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI, Dharma Setyadi, menyatakan bahwa kenaikan jumlah investor di Pulau Jawa tidak sebesar kenaikan yang terjadi di daerah-daerah lain, menunjukkan mulai meratanya distribusi nasabah domestik ke berbagai wilayah.

Berbagai daerah menunjukkan peningkatan signifikan dalam porsi investor pasar modal mereka. Sumatera mengalami kenaikan dari 19,61 persen menjadi 20,94 persen, sementara Kalimantan meningkat dari 5,57 persen menjadi 5,95 persen. Sulawesi juga mencatat pertumbuhan dari 5,79 persen menjadi 6,11 persen, sementara wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur secara gabungan meningkat dari 3,62 persen menjadi 3,78 persen. Kawasan timur Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan dengan Maluku dan Papua yang naik dari 0,98 persen menjadi 1,06 persen.

KEI menganggap perkembangan ini sebagai kondisi yang sangat positif bagi masa depan pasar modal Indonesia. Pertumbuhan investor di daerah-daerah ini didukung oleh upaya intensif sosialisasi dan edukasi pasar modal yang dilakukan KSEI bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjangkau calon-calon investor baru di berbagai daerah. Harapan ke depan adalah pasar modal Indonesia akan semakin didominasi oleh partisipasi investor domestik dari berbagai wilayah nusantara.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.