Jejak Harian

Demonstrasi Generasi Z di Jerman Berakhir dengan Kerusuhan di Tiga Kota Besar

Peristiwa · 1 November 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Aksi unjuk rasa Generasi Z di Jerman, Sabtu (31/10), awalnya berjalan damai di lebih dari 30 kota dan dihadiri puluhan ribu anak muda yang menuntut peningkatan alokasi anggaran pendidikan, bantuan mengatasi kenaikan biaya hidup, serta penolakan terhadap rencana menghidupkan kembali wajib militer. Namun setelah malam tiba, kelompok-kelompok radikal mengorganisir aksi terpisah dengan cara mendirikan barikade dan melakukan bentrokan dengan polisi di tiga kota utama.

Di Hamburg, kekerasan pecah setelah demonstrasi utama berakhir pada pukul 17.00 waktu setempat. Demonstran dengan pakaian hitam dan penutup wajah mendirikan barikade yang terbakar di dekat terminal bus pusat kota, kemudian melemparkan batu, botol, dan benda-benda piroteknik ke arah petugas. Insiden ini mengakibatkan 11 polisi terluka. Aparat kepolisian akhirnya mengamankan 120 orang, dan kebakaran kecil serta gangguan keamanan masih terjadi sepanjang malam di sejumlah distrik.

Di Frankfurt, kelompok bertopeng memecahkan kaca toko dan menjarah berbagai tempat usaha, termasuk satu toko senjata api. Polisi berhasil menangkap seorang tersangka dan memulihkan dua senjata api yang dicuri. Kendaraan polisi juga mengalami kerusakan dengan kaca dipecahkan dan ban-ban dikempeskan. Lebih dari 30 orang ditangkap dengan kerusakan properti yang sangat besar.

Di Berlin, polisi mengamankan 56 orang selama demonstrasi malam di distrik Mitte. Aksi terpisah ini memisahkan diri dari unjuk rasa damai yang sebelumnya berlangsung di Gerbang Brandenburg. Demonstran melemparkan batu, botol, telur, dan petasan ke arah petugas, mengakibatkan 27 polisi mengalami luka ringan. Para aktivis juga memblokir sebuah trem, memaksa polisi untuk menghentikan perjalanan sebelum mencapai lokasi tujuan.

Kepala Kepolisian Cologne Johannes Hermanns mengecam aksi kekerasan, menyatakan kelompok ekstremis telah mengganggu demonstrasi damai. Ia mengapresiasi peserta yang tetap berdisiplin dan menjauhkan diri dari tindakan anarkis. Hingga Minggu pagi, situasi di kota-kota yang terdampak telah kembali kondusif, meskipun penyelidikan dan pendataan kerusakan masih berlanjut.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.