Jejak Harian

Pemerintah Terapkan Pragmatisme Fiskal Hadapi Tekanan Ekonomi Global

Ekonomi · 2 November 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Perekonomian Indonesia menghadapi tekanan eksternal dari kombinasi pelemahan rupiah dan kenaikan harga minyak mentah dunia yang memberikan dampak signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Perubahan kondisi pasar global yang melampaui asumsi makroekonomi berpotensi menyebabkan defisit anggaran mendekati atau melampaui ambang batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto.

Situasi ini menuntut kebijakan yang adaptif, terukur, dan berpandangan ke depan. Pemerintah menerapkan pendekatan pragmatisme fiskal yang bukan berarti mengabaikan disiplin fiskal, melainkan memastikan setiap keputusan anggaran mampu menjawab kebutuhan nyata perekonomian tanpa mengorbankan keberlanjutan keuangan negara. Setiap kenaikan harga minyak sebesar satu dolar AS per barel dapat meningkatkan beban fiskal hingga miliaran bahkan triliunan rupiah, tergantung parameter anggaran.

Pengelolaaan tekanan tersebut menjadi strategis karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Harga energi mempengaruhi biaya transportasi, distribusi barang, kegiatan produksi, hingga pengeluaran rumah tangga. Apabila kenaikan harga minyak dunia sepenuhnya diteruskan kepada konsumen melalui penyesuaian harga bahan bakar minyak yang drastis, daya beli masyarakat berpotensi tertekan. Pemerintah memilih pendekatan yang memberikan kesempatan kepada rumah tangga dan dunia usaha untuk beradaptasi secara bertahap terhadap perubahan kondisi global.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.