Jejak Harian

Perdagangan Karbon Menarik Investasi Hijau ke Nusa Tenggara Barat

Ekonomi · 7 November 2026 · ✍️ Tim Redaksi Jejak Harian

Bursa Efek Indonesia menilai perdagangan karbon memiliki potensi besar menarik investasi hijau ke Nusa Tenggara Barat, terutama dengan meningkatnya fokus investor pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.

Kepala BEI Wilayah NTB Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan bahwa daerah yang siap dengan inventarisasi emisi dan proyek karbon yang matang jauh lebih menarik bagi penanaman modal di bidang energi terbarukan, ekowisata, ecocity, dan industri hijau.

Nusa Tenggara Barat memiliki potensi ekonomi karbon yang dapat dikembangkan melalui pengelolaan hutan mangrove, kawasan hutan, dan pengembangan energi hijau via solar panel. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi proyek penurunan emisi gas rumah kaca dengan nilai ekonomi yang mendukung pembangunan rendah karbon.

Menurut BEI, perdagangan karbon memberikan insentif finansial bagi proyek penurunan emisi. Kawasan hutan, mangrove, dan lahan gambut yang selama ini dianggap tidak menghasilkan uang tunai kini memiliki nilai ekonomi langsung dari karbon tersimpan. Perdagangan karbon juga membantu membiayai program rehabilitasi lahan kritis tanpa bergantung penuh pada anggaran daerah.

Sumber: ANTARA News

Mengalihkan ke halaman interaktif...
Jika tidak teralihkan, klik di sini.